Sunday, March 27, 2016

Penggunaan Bahasa Arab di Afrika

penerjemah bahasa arab
Afrika adalah kawasan yang terdiri dari Negara demokratis seperti Afrika Selatan, Afrika Tengah, Aljazair, Angola, Benin, Botswana, Burkina, Faso, Burundi, Chad, Djibouti, Eritrea, Ethiopia, Gabon, Gambia, Ghana, Guinea, Guinea Khatulistiwa, Guinea-Bissau, Kamerun, Kenya, Komoro, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Lesotho, Liberia, Libya, Madagaskar, Malawi, Mali, Maroko, Mauritania, Mauritius, Mesir, Mozambik, Namibia, Niger, Nigeria, Pantai Gading, Rwanda, Sao, Tome, dan Principe, Senegal, Seychelles, Sierra, Leone, Somalia, Sudan, Sudan Selatan, Swaziland, Tanjung Verde, Tanzania, Togo, Tunisia, Uganda, Zambia, Zimbabwe.
Di Afrika sendiri terdapat Bangsa Arab terbukti dengan adanya bahasa arab sebagai bahasa resmi di beberapa negara di wilayah Afrika. Negara di Afrika yang memiliki bahasa resmi terbanyak dan berbeda dari lainnya yang rata-rata memiliki 1-2 bahasa resmi yang digunakan adalah Afrika Selatan, Republik Afrika Selatan adalah sebuah negara di Afrika bagian selatan, Afrika Selatan bertetangga dengan Namibia, Botswana dan Zimbabwe di utara, Mozambik dan Swaziland di timur laut. Keseluruhan negara Lesotho terletak di pedalaman Afrika Selatan.
Republik Afrika Selatan memiliki 11 bahasa resmi yang digunakan, jadi jika anda memiliki niat kunjungan ke Negara Afrika selatan anda dapat memilih satu dari beberapa bahasa yang anda kuasai.
Republic of South Africa (Bahasa inggris), Republiek van Suid-Afrika (Afrikaans), IRiphabliki yase Ningizimu Afrika (Zulu), iRiphabliki yomZantsi Afrika (Xhosa), iRiphabhulikhi yeNingizimu Afrika (Swazi), iRiphabliki yeSewula Afrika (Ndebele), Rephaboliki ya Afrika Borwa (Sotho), Repabliki ya Afrika-Borwa (Sotho Utara), Riphabliki ra Afrika Dzonga (Tsonga), Rephaboliki ya Aforika Borwa (Tswana), Riphabuḽiki ya Afurika Tshipembe (Venda).

Penggunaan Bahasa Arab di Wilayah Afrika
Abjad Arab yang kadang-kadang disebut huruf hijaiah, berasal dari aksara Aramaik (dari bahasa Syria dan Nabatea), di mana abjad Aram terlihat kemiripannya dengan abjad Koptik dan Yunani. Terlihat perbedaan penulisan antara Magribi dan Timur Tengah, diantaranya adalah penulisan huruf qaf dan fa. Di Maghribi, huruf qaf dan fa dituliskan dengan memiliki titik di bawah dan satu titik di atasnya. Dalam pengalihan sebuah tulisan bahasa arab ke indonesia atau indonesia ke arab, memerlukan suatu kaidah yang benar, karena jika kita salah mengalihkan sebuah tulisan maka akan salah pula arti dan maknanya. Pedoman penulisan arab indonesia atau indonesia arab khususnya nama-nama tokoh nasional maupun internasional jika kita hendak menulisnya dan atau untuk disimpan sendiri atau tidak untuk khalayak umum maka kita bisa menggunakan kaidah-kaidah yang sekedar kita saja yang tahu, tetapi jika tulisan tersebut hendak dipublikasikan dan untuk konsumsi khalayak umum maka anda harus mengikuti kaidah penulisan transileterasi yang baik dan benar dan sesuai dengan standar penulisan nama yang digunakan oleh bangsa Arab. 
Bahasa Arab digunakan oleh beberapa Negara di wilayah Afrika, dan bahasa arab digunakan sebagai bahasa resmi di Negara tersebut, beberapa Negara yang menggunakan bahasa arab sebagai bahasa resmi adalah Tunisia (Republik Tunisia), Sudan Selatan (Republik Sudan Selatan), Sudan (Republik Sudan), Mesir (Republik Arab Mesir), Mauritania (Republik Islam Mauritania), Maroko (Kerajaan Maroko), Libia (Great Socialist People's Libyan Arab Jamahiriya), Jibouti (Republik Jibouti), Chad  (Republik Chad), Aljazair  (Republik Demokratis Rakyat Aljazair).

Proses transliterasi adalah sesuatu yang sangat penting dan harus dilakukan oleh seorang ahli penerjemah bahasa arab dalam melakukan penerjemahan bahasa, terdapat perbedaan antara transileterasi bahasa indonesia arab atau Arab Indonesia karena perbedaan antara ahli bahasa dalam acuan pedoman dan pedoman tersebut berbeda dengan pedoman Bahasa Arab Pegon yang sudah sangat terkenal dan berkembang pesat dikalangan para santri.